Bekerja dengan Remote Repository – Hal mendasar yang perlu dikuasai oleh pengguna saat bekerja dengan Git adalah bagaimana mengimplementasikan remote repository. Fitur ini sangat penting terutama jika kamu bekerja dalam satu project yang melibatkan banyak orang. 

Apa itu Remote Repository?

Remote repository adalah versi project yang berada (hosted) dalam internet atau jaringan di suatu lokasi tertentu. Menariknya, kita bisa memiliki lebih dari satu remote repository tergantung pada kebutuhan. 

Bahkan agar lebih mudah dalam berkolaborasi dengan tim yang memiliki banyak role, kamu juga bisa mengatur akses pengguna tertentu. Misalnya hanya bisa Read atau mengakses saja tanpa bisa mengubah isinya. Atau kamu bisa juga memberikan akses untuk write agar rekan satu tim kamu bisa melakukan proses editing atau melanjutkan project. 

Apa saja yang bisa dilakukan dengan Remote Repository? 

  • Menambahkan remote repository 
  • Menghapus remote repository yang sudah tidak valid 
  • Mengatur branch 
  • Mengatur tracking 

Sebenarnya, masih banyak fungsi yang bisa dilakukan selain 4 fungsi diatas. Namun, keempat fungsi itu adalah yang paling dasar. 

Sebelum bekerja dengan remote repository, penting bagi kamu untuk melakukan pengecekan dengan menuliskan perintah, 

$ git remote

Bekerja dengan Remote Repository

Kamu juga bisa menggunakan perintah di bawah ini untuk mempermudah proses pengecekan. Perintah tersebut akan memberikan kamu tampilan dalam bentuk URL

$ git remote -v 

Untuk menambahkan remote repository, kamu bisa menggunakan perintah, 

$ git remote add <shortname> <url> 

Untuk menghapus remote, kamu bisa menggunakan perintah, 

$ git remote remove <shortname>

atau 

$ git remote remove rm 

Dengan cara ini, tidak hanya remote repository tersebut yang akan terhapus tetapi juga semua remote-tracking branch dan konfigurasi yang berhubungan dengan remote tersebut. 

Selain fungsi dasar di atas, kamu mungkin butuh melakukan fetching dan pulling. Artinya, kamu ingin mengambil atau melihat data yang ada di remote repository tertentu. Untuk menjalankan fungsi ini, kamu bisa menggunakan perintah, 

$ git fetch <remote> 

Bekerja dengan Remote Repository

Jika suatu waktu kamu melakukan clone terhadap suatu remote repository, maka namanya akan otomatis menjadi origin, sehingga untuk menarik dan mengambil datanya, kamu bisa menggunakan perintah, 

$ git fetch origin 

Bekerja dengan Remote Repository

Bagaimana jika kamu ingin membagikan project kamu yang ada di remote repository? Kamu bisa menggunakan perintah, 

$ git push origin master 

Masih banyak lagi fungsi – fungsi yang bisa kamu gunakan saat berkolaborasi menggunakan git. Pastikan kamu mengetahui dan memastikan efek dari masing – masing command, agar project kamu lancar.  

0 CommentsClose Comments

Leave a Reply